RatuCapsa RatuQQ GarudaQQ IbcQQ ImcQQ IniDewa365 ZyngaQQ SboQQ AduQQ FT95

Cerita Sex Lepas Perawan Di Pesta Bujangan Laki Laki Nakal

In Cerita Mesum 277 views
pialaqq pokerkiu

Cerita Sex Lepas Perawan Di Pesta Bujangan Laki Laki Nakal

Aku seorang gadis yang berumur 22 tahun aku berkuliah di fakultas komunikasi. Namaku Alhin aku memiliki paras yang cantik badanku juga tinggi. Aku berkulit putih dan berambut panjang. Aku anak tunggal dari pasangan orangtua yang sudah lama bercerai. Karena banyak masalah dalam kehidupan keluargaku. Ayahku hobi selingkuh dengan banyak wanita sedangkan mamah orang pendiam.

Sebagai anak tunggal yang tinggal dengan mamah aku berusaha selalu menghibur kesedihan mamahku. Bahkan mamah aku biarkan menikah dengan seorang pria yang mungkin lebih baik dari ayah. Ntah aku jadi sangat benci sama ayah. Aku trauma dengan lelaki hingga sekarang. Melihat mamah setiap hari hanya menangis dan bersedih.

Kejadian itu membuat aku trauma sama cowok, banyak yang mendekatiku namun aku tolak. Dengan alasan aku trauma tidak bisa menerima takut diperlakukan seperti mamah. Namun mamah selalu memberikan aku semangat, aku tidak boleh menyamakan semua pria sama dengan ayah. Padahal mamah memilki pengalaman yang sangat pahit dengan ayah pada awal menikah.

Mamah hamil duluan karena ulah ayah. Orangtua mamah tidak setuju dengan pernikahan itu, mamah rela berkorban demi ayah. Namun semua harus berakhir hingga saat ini hubungan mamah dan orangtuanya tidak baik. Sodara mamah juga cuek dengan mamah, hanya aku yang dimiliki mamah saat ini. Kebencian yang terus ada dalam hati ini.
Aku enggan bertemu ayah sejak perceraian itu. Ayah juga tidak pernah mencariku mungkin dia sudah bahagia dengan hobi nya yang suka berganti-ganti wanita.

Dia tetap jadi ayahku namun kebencian selalu ada di dalam hatiku dan sulit untuk memaafkan. Hingga akhirnya mamah menikah dengan pria duda beranak 3, namanya Pak Lukman. Aku sangat senang melihat mamah tersenyum kembali. Aku juga mendapat saudara tiri kini kita semua tinggal di rumah.

Saudara tiriku 3 namanya Fidia,Mutia dan yang seumuran aku itu namanya Irfan. Semenjak mamah menikah dengan Pak Lukman aku pindah ke rumah ayah tiriku itu. Pak lukman orang yang sangat baik memperlakukan mamah layaknya istri yang sudah bertahun-tahun menikah.

Kini aku sedikit lega melihat mamah ceria kembali. Rutinitas pagi selalu masakin anak-anak menyiapkan apa saja yang dibutuhkan keluarga. Mungkin mamah juga sudah lupa dengan masa lalunya yang kelam. Sedikit demi sedikit aku juga sudah melupakan kejadian pilu beberapa tahun yang lalu itu. Sekarang aku dan mamah sudah kembali dalam hidup yang sewajarnya.

Melupakan masa lalu yang tidak pantas untuk diingat. Aku juga biasa dengan keluarga tiriku, dia juga memperlakukan mamah seperti ibunya sendiri. Namun aku belum tau lebih banyak tentang Irfan. Dia jarang pulang karena sudah kost dan kuliah di Bandung. Sesekali dia pulang hanya minta uang saku kepada ayah menginap pun tidak. Dia pun kurang respect sama mamahku.

Kalau berpamitan untuk berkuliah pun tidak pernah mencium tangan mamah. Hanya berpamitan dengan ayahnya saja. Aku melihat gerak gerik dia juga sangat aneh beda dengan adik-adiknya. Aku pernah tanya dengan Fidia tentang sikap kakaknya yang aneh itu. Fidia bilang dengan aku bahwa memang sifat kakaknya cuek.

Dia tidak memeprbolehkan ayah menikah dengan siapapun karena baginya tidak ada yang menggantikan posisi ibunya. Alasan yang sangat masuk akal karena sikapnya sangat cuek dan tidak menggangap mamahku. Tetapi aku tidak menjelaskan masalah ini pada mamah takut dia bersedih lagi. Pada waktu itu Irfan menginap semalam karena sudah larut malam.

Dia menunggu ayahnya pulang namun tak kunjung datang, dia tertidur di sofa hingga ayah sampai rumah. Ayah tidak memperbolehkan dia pulang dengan alasan sudah malam dan hujan lebat. Tumben banget Irfan yang kolot itu mau tidur di rumah. Dia tidur di kamar yang sebelahan dengan kamarku. Berisik banget kamarnya degerin music keras banget, aku ketuk pintunya juga nggak ada jawaban.

Aku gelisah nggak bisa tidur Cuma dengerin music yang semakin malam semakin keras. Aku mengintip dari jendela luar aku sangat terkejut melihat Irfan minum minuman keras sambil menggeleng-gelengkan kepala. Memang dia sudah salah pergaulan tampak dari jendela dia seperti orang kesurupan karena saat itu dia mabuk berat.

Aku melihat dia dari jendela cukup lama, sampai pada akhirnya aku ketahuan kalau sedang mengintip dia. Tampak wajah dia sangat marah aku berlari masuk kamar. Orang satu rumah sudah tertidur lelap. Aku masuk kamar dan terdiam aku takut Irfan marah. Aku terus gelisah di dalam kamar tiba-tiba da yang masuk kamarku. Ternyata Irfan dengan mata melotot berjalan mendekati aku,

“jangan masuk kamarku keluar kamu…” ucapku mengusirnya dengan rasa takut.
“aku tidak akan keluar karena aku ingin menikmatimu malam ini, hha.., ” ucapnya.
“apa maksud kamu jangan sembarangan kamu Irfan, lihat aja aku bakal bilang sama ayah kamu…” ancamku.

Saat itu aku terus mengancam dia apabila dia mendekati aku. Namun itu semua tak membuat Irfan gentar, dia tetap saja berjalan mendekatiku. Dia mendorong badanku ke ranjang dengan sangat keras. Aku yakin banget dia terpengaruh minuman beralkohol. Badanku terbaring di ranjang aku tidak bisa berteriak lagi karena dia terus balik mengancam aku.

Dengan beringasnya dia mencium bibirku kasar banget. Lidahnya menjilati bibirku, bau alcohol itu sangat menyengat dan tidak enak. Aku menangis namun dia membungkam mulutku. Mencium bibirku terus dengan penuh kenafsuan menggelamuti bibirmu. Aku terus mencoba menghindar namun dia menampar wajahku dengan keras. Aku sangat takut dengan Irfan yang beringas kepadaku.

Dasterku dilepas Irfan dengan paksa, wajahnya semakin memerah. Efek alcohol itu sangat jelas. Membuka dasterku hingga melepas braku. Aku terus menahan badannya agar tidak menempel di badanku namun terus dia memaksa aku. Payudaraku diremas dengan sangat keras,

“aaaahhhhh….ahhhhh…….” desahanku
Putingku diputar-putar dan akhirnya dikulum dengan penuh kegairahan. Aku tak kuasa dibuatnya, dia begitu beringas dan membuat aku lemas tak berdaya. Wajah Irfan yang ganas it uterus membuat aku horni. Putingku kanan kiri dimainkannya dengan sangat asyik. Mengulum putingku yang memerah itu aku tergerak untuk merasakan gairah itu,

“ooohhh Irfann…oohhhh lepaskan aku…oohhhhh…..” ucapku diirngi dengan desahanku.
Tampaknya Irfan semakin bersemangat ketika aku mendesah dengan keras. Dia lebih keras mengulum putingku tubuhku bergetar menahan kenafsuan itu,
“aaakkkhhh….akkkkkhhh…..aaaaakkkhhhh……”

Badannya berada diatasku, penisnya yang besar digesek-gesekkan tepat di vaginaku. Terus menggesek-gesekan hingga tubuhku menggeliat manja. Mencium bibirku kembali dan tangannya meremas-remas payudaraku hingga aku lemas. Nafsuku mulai bermunculan, getar-getar itu sangat terasa. Saat tubuhku mulai bergerak merasakan kenikmatan.

Aku sudah terbawa oleh nafsu Irfan karena aku tidak menolak gerakan tangan dia yang terus mencoba membangkitkan aku,
“aaaaahhh…akkkhhh…irfannnn….aaaaaakkkhhh…..sudah…..”

Irfan kembali ke payudaraku meremas mengulum dengan sangat bersemangat. Aku tak tahan kemudian turun ke bawah sampai pusar. Hingga bawah pusar melepas celana dalamku yang tipis banget,
“ooohhhhh…oohhh….jangannnnnn ohhh…..”

Tanganya meraba vaginaku yang masih sedikit bulu-bulu rambut itu. jemarinya meraba dari atas hingga bawah, membuka lipatan vaginaku dengan sangat keras,
“aaaahhhh sakit….ahhhh…pelan Fan…pelaaannn….aaaahhhh…..”
Jemarinya terus meraba-raba mengelus vaginaku, mulutnya menjilat-jilat selakanganku. Aku terasa sangat memuncak,
“aaaahhhh….ahhhhh………aaahhhh……”

Lidahnya menjilat selakanganku tak henti-hentinya dia terus membuat aku semakin bergairah. Dia membuka vaginaku yang lebar merekah. Sudah siap untuk di serang namun aku tak kuasa menahan hanya mendesah terus,

“aaaahhh…ahhhh…aaakkhh……”
Dia memandangiku dengan tajam, penisnya yang besar dan tegak itu sudah dihadapanku. Aku binggung harus gimana karena penis sudah didepan mulutku. Penisnya dimasukkan ke dalam mulutku, dia menyuruhku mengocok penisny dengan keras,

“aaahhhhh…..aahhhhh……..aaaakkhhh… enak banget,,,” desah Irfan
Aku terus mengocok dan mengulum penis Irfan, aku sudah terbawa suasana malam itu. Dengan nafsu yang sangat tinggi aku terus mengulum penisnya yang panjang itu. Lama banget aku mengulum penisnya hingga Irfan terus mendesah kenikmatan,

“aaaahh…ahhhh……ahhhh…..”
Kemudian dia melepas penisnya dengan tergesa-gesa. Ujung penisnya di putar-putar didepan lubang vaginaku yang basah itu.Terus dia memutar ujung penisnya hingga aku tak kuasa,

“ooohhh….oohhh…nikmaaaat…ooohhh…..aaaaahhhhh….”
Setelah itu dia berusaha masuk ke dalam vaginaku yang masih perawan itu. ujung penis sudah masuk ke dalam vaginaku,
“Aow…. Sssssh… sakiiit Fan…. Uhhhh…”

Aku merasakan kenikmatan sekaligus kesakitan dibuatnya. Aku meneteskan air mata karena sakit dan aku kecewa sudah diperawani Irfan. Semakin maju penis besar itu masuk ke dalam gerakanan semakn keras ke dalam. Maju mundur dengan sangat kuat. Tampak sangat memaksa agar masuk ke dalam,

“oohh..oohh…ohhh…sakit…ohh….ohh….”
Keluarlah darah dari vaginaku mengalir terlihat spreiku putih ternodai. Aku menangis kembali meneteskan air mata. Maju mundur gerakan itu aku merasakan sangat kemas. Tak berdaya menahan kenikmatan itu. Penisnya keluar masuk di dalam vaginaku,

“aaahhhh….Irfan…..aaaakkkkkhhhh…..aaakkhh….aakkhh…fan….”
Aku terus meracau dengan kenikmatan itu. Irfan beringas banget mukanya merah menyeramkan. Keringatnya bercucuran membasahi tubuhku. Dia kembali mengulum payudaraku putingku diciumi sementara penis masih keluar masuk dengan lihaynya,

“aaaahhhh…ahhhh…..ahhhhh….”
Irfan belum juga berhenti mengoyang-goyangkan penisnya di dalam penisku. Dia bermain dengan sangat lincah dan sesuka hatinya,
“aaakkkhh……aaaaakkkhh…fan…aaakkkhhh……”

Karena aku tak henti-hentinya mendesah dia semakin menusukkan penisnya di dalam vaginaku. Sesekali aku menjepit penisnya, dia mendesah nikmat,
“aaahhhh……ahhhhh…..”
Tampak aku mengeluarkan cairan dari vaginaku. Gerakan itu semakin cepat karena vaginaku licin. Pantatku diangkat dan terlihat sangat nikmat. Akupun merasakan sangat nikmat ketika aku mengangkat pantatku,

“oooohhhh….oooohhhhhh….ooohhh……..”
Dia mencium bibirku turun kebawah putting susuku di kulum dengan semangat dan kemudian dia memberikan gerakan yang sangat nikmat. Sperma dia keluar dan dia semprotkan di tubuhku. sperma yang putih kentall itu mengotori tubuhku,

“cccrrrrrrrrrrrroooooooooooootttt…..cccccrrrroooooootttt…..crrrrroooottt….”
Dia tampak puasa sudah memaksa aku untuk melayaninya. Setelah itu dia menegnakan pakaiannya kembali dan keluar dari kamarku dengan sempoyongan. Aku bergegas mengunci pintu kembali agar dia tidak masuk ke kamar lagi. Saat itu aku menangis di kamar aku kecewa karena perawannku hilang oleh saudara tiriku sendirku.

Rasanya aku nggak percaya dengan kejadian yang terjadi kepadaku, semua ini terjadi begitu saja. Sejak kejadian itu aku enggan bercerita dengan mamah karena takut beliau bersedih. Biarkan kisah kelamku ini aku simpan jadi cerita kelam dalam hidupku. Sekian.

Mau video bokep yang sangat memuaskan agar kamu bisa crot nikmat dan puas? klik disini

banner 728x90

Tags: #BOKEP #Cerita Mesum #Cerita Sampai Crot #cerita sex #Cerita Sex Indo #Cerita Sex Jepa #Cerita Sex Lepas Perawan Di Pesta Bujangan Laki Laki Nakal #Cerita Sex Terhot #Cerita Sex XXX #Cewek Foto Bugil #KISAH SEX #Tante Girang #Tante Semok

author
Author: 
    Cerita Ngentot Paling Hot ML Bersama Guruku Yang Perkasa
    Cerita Ngentot Paling Hot ML Bersama Guruku Yang Perkasa
    Cerita Ngentot Paling Hot – Sebut saja
    Cerita Seks Paling Hot Nikmatnya Diperkosa Majikanku
    Cerita Seks Paling Hot Nikmatnya Diperkosa Majikanku
    Cerita Seks Paling Hot – Lebih dari
    Cerita Hot Terbaru 2018 Menikmati ML Bersama Satpam Hot
    Cerita Hot Terbaru 2018 Menikmati ML Bersama Satpam Hot
    Cerita Hot Terbaru 2018 – Pаk Mardi

    Leave a reply "Cerita Sex Lepas Perawan Di Pesta Bujangan Laki Laki Nakal"

    Must read×

    Top